Home » Utama » Transportasi » Bandar » CUACA BURUK SYAHBANDAR TANJUNG PERAK LARANG KAPAL BERLAYAR

CUACA BURUK SYAHBANDAR TANJUNG PERAK LARANG KAPAL BERLAYAR

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Syahbandar Tanjung Perak pastikan kapal tidak dapat berlayar hingga tiga hari kedepan mengingat kondisi cuaca dalam keadaan buruk sehingga demi keselamatan pelayaran langkah pelarangan terhadap kapal-kapal yang hendak melakukan pelayaran di intruksikan ada penundaan. Hal itu dikatakan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi saat mendampingi staf khusus mentrian perhubungan yang melakukan kunjungan ke terminal penumpang Tanjung Perak, Jum’at (8/7/2016).

Menurut Hari, kami juga menyampaikan kepada staf khusus menhub Bidang Antar Lembaga, Laksamana muda Atok Ulrrahman dan Bidang Keterbukaan Informasi Publik dan Organisasi Sosial, Hadi Mustofa Djaraid terkait tertundanya pelayaran beberapa penumpang di terminal sementara tanjung Perak dengan tujuan Masalembo itu diakibatkan kondisi cuaca. Dimana  gelombang yang mencapai tiga hingga empat meter itu tidak memungkinkan untuk dilakukan pelayaran, hal itu sesuai dengan apa yang telah dinformasikan BMKG kepada Syahbandar tanjung Perak. 

“Khususnya kapal yang akan mengangkut penumpang ke Masalembo, pihak syahbandar telah menyampaikan ke perusahaan pelayaran agar dilanjutkan kepada calon penumpangnya bahwa ada pelarangan berlayar demi keselamatan pelayaran karena faktor cuaca buruk,” ujar Hari, Jum’at (8/7/2016).


Sedang secara keseluruhan pelaksanaan angkutan lebaran di Tanjung Perak berjalan lancar dan tidak ada kendala sesuatu yang berarti namun saat ini jika ada tindakan yang dilakukan oleh syahbandar terkait penundaan kapal itu semata-mata demi kepentingan semua pihak khususnya pemudik.

“Kami mau mereka pulang ke kampung halamannya dengan selamat dan aman,” jelas Hari.

Hari juga menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan pelarangan berlayar kepada dua kapal yaitu KM sabuk Nusantara 27 yang hendak berlayar ke Masalembo dan kapal program mudik gratis pemprov Jawa Timur.

Namun untuk kenyamanan dan tertibnya operasional di terminal penumpang, Hari menghimbau untuk masyarakat yang belum meiliki tiket jangan pergi ke pelabuhan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pastikan para calon penumpang agar memegang tiket terlebih dulu sehingga kemungkinan terlantar di pelabuhan tidak terjadi,” seru Hari.

Senada, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Antar Lembaga, Laksamana muda Atok Ulrrahman  menambahkan bahwa menteri perhubungan pun juga telah berpesan demi keselamatan ‘ Lebih baik tidak berangkat dari pada tidak pernah sampai, untuk itu masyarakat seharusnya jangan terlalu memaksakan diri agar lekas nyampai  di kampung halaman bila beresiko.    Yang dilakukan oleh Syahbandar itu adalah demi kepentingan mereka juga, disamping itu resiko bila dipaksakan kapal untuk berlayar dengan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan maka resikonya akan berdampak pada kepala syahbandar juga.

“Bila kondisicuaca tidak memungkinkan untuk berlayar syahbandar tetap mengijinkan, jika terjadi sesuatu maka resiko jabatannya adalah taruhannya,” tegas Atok. (RG)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menhub Tunjuk Bay M Hasani Plt Dirjen Hubla

JAKARTA – Pasca KPK lakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menetapkan Dirjen Perhubungan laut, Antonius ...