Home » Utama » Nasional » Perhubungan Subsidi Biaya SIM 200 Supir Taksi Surabaya

Perhubungan Subsidi Biaya SIM 200 Supir Taksi Surabaya

SURABAYA – 200 Orang pengemudi taksi di Surabaya terima bantuan subsidi biaya pembuatan SIM A Umum dari Kementerian Perhubungan. Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi saat melonching pembuatannya secara kolektif di Satlantas Colombo Surabaya, Selasa (27/2/2018).
“hari kami memberi sumbangan untuk pengurusan urus SIM driver taksi online dan konvensional sejumlah 200 orang,” ujarnya.

Menurut Budi, kita ingin semua driver taksi punya SIM. Dengan kolaborasi ini kemudahan ini kita berharap bisa berjalan baik. Targetnya setiap supir mengerti tentang keselamatan dimana saat membawa penumpang dan mematuhi aturan berlalulintas.

“Selama ini banyak teman polisi cukup memberi toleransi karena sabar tapi jangan juga dianggap sabar terus harus saling menghargai lah tentang aturan yang ada,” ucapnya.

Disamping itu, lanjut Budi, setelah pemberian subsidi SIM A Umum itu nantinya juga akan dilakukan pemberian Kir kendaraan gratis.

“Kir nanti itu di kalungkan pada mesinya bukan diketok biar nilai jualnya tetap terjaga,” tandasnya.

Sebelumnya, Budi mengaku juga telah melakukan hal serupa di Jakarta Kepada 600 orang driver dan saat ini di Surabaya terhadap 200 orang dan nanti setelah ini akan dilakukan di Bandung juga.

“Setelah ini saya ke Bandung sedang daerah lain bisa dilakukan juga oleh esselon 1 di Jogya, Medan dan lain-lain,” imbuhnya.

Sementara itu, AKBP Eva Guna Pandia Kasatlantas Polrestabes Surabaya mengatakan, meski program kolektif ini didirong kementerian Perhubungan, setiap peserta semua tetap harus mengikuti prosedur kas uji klipeng, teori dan praktik.

“Sama baik kolektif maupun pribadi wajib mengikuti prosedur semua,” terangnya.

Program pembuatan SIM A Umum kalu ini yang diperuntukkan kepada 200 orang driver taksi baik online maupun konvensional ada biaya yang di subsidi oleh perhubungan.

“Setiap driver mengikuti tes dimana hingga akhir kemudian akan membayar PNBP setelah lulus,” kata Pandia.

Sedang besaran biaya pembuatannya setiap orang dikenakan Rp. 170 ribu itu dibayar setelah dinyatakan lulus jika belum lulus maka akan diberi kesempatan mengulang tujuh hari lagi hingga tiga kali.

“Jika setelah 3 kali juga belum lulus maka dia (Driver.red) akan menggulangi seperti dari awal lagi,” tandasnya.

“Untuk biaya calon pemegang SIM hanya membayar Rp 100 ribu sedang Rp 70 ribu di subsidi perhubungan,” pungkasnya. (RG)

About Rudie Arijanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Jelang Lebaran Bongkaran Batu Bara Di Gresik Lancar

KSOP GRESIK URAI ANTRIAN TONGKANG BATU BARA  GRESIK – Derasnya arus barang curah kering khususnya ...