Home » Utama » Transportasi » Bandar » Syahbandar Tanjung Perak Amankan KM Mega Pratama

Syahbandar Tanjung Perak Amankan KM Mega Pratama

Aksi Penyelamatan Kapal Larat Tak Berawak Yang Berpotensi Bahayakan Lalu Lintas Kapal

SURABAYA – Setelah diamankan pasca larat dari kolam Kalimas, KM Mega Pratama GT 572 yang diamankan dengan cara diikatkan pada KM Jatipura di area kapal mati posisi 07°10.461 S/112°41.413 E demi keselamatan pelayaran, tiba-tiba kapal tersebut mengalami penurunan yang diduga alami kebocoran. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Amiruddin, MM saat dikonfirmasi titikkomapost.com, Senin (5/3/2018).

“Kapal yang tidak diurus pemiliknya itu telah kami amankan tatkala larat dari kolam Kalimas itu sebenarnya telah aman diposisi labuhnya namun karena diduga karena ada kebocoran dari laporan anggota yang patroli akhirnya koordinasikan dengan Pelindo 3 untuk penyelamatan agar tidak tenggelam,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Amiruddin, dengan pertimbangan takut kapal tenggelam pihaknya telah meminta tolong salah satu salvage untuk melakukan pemompaan air yang telah memenuhi kamar mesin KM Mega Pratama, namun karena crew dan peralatan milik salvage tersebut ada di Karang Jamuang maka dilakukan koordinasi dengan Pelindo 3 agar memerintahkkan motor pandu mengambilnya dan membawa ke lokasi kapal tersebut guna lakukan tindakan.

“Akhirnya air yang menggenangi kamar mesin KM Mega Pratama berhasil dipompa dan dilakukan penambalan rembesan air dari salah satu kran pada hari Minggu (4/2) kemarin,” jelasnya.

“Itu berkat kesigapan anggota syahbandar dan tim salvage dengan cepat menanganinya meski di hari libur mereka selalu siaga,” imbuhnya.

Sedang, Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Agus Sularto menambahkan, kapal tersebut awalnya tidak diketahui pemiliknya karena tidak terurus namun setelah kita telusuri akhirnya diketemukan bahwa kapal milik PT Sinar Siendra Pratama yang telah diagunkan kepada pihak Bank Mandiri.

“Kami bicarakan dengan pihak mandiri untuk segera melakukan penanganan agar kapal aman,” akunya.

Agus juga berpesan kepada pihak Bank Mandiri agar memposisikan penjaga diatas kapal KM Mega Pratama demi keamanan.

“Sementara ini, selanjutnya diadakan penjagaan kapal tersebut dari seksi penjagaan sambil menunggu penjaga yang yang ditunjuk pihak pemilik,” tandasnya.

Atas tindakan dengan cepat dalam penanganan kapal larat tersebut, syahbandar telah menyelamatkan alur pelayaran barat surabaya (APBS).

“Sukurlah alur aman karena kapal larat tersebut dapat diamankan,” ucap Agus.

Sementara itu, Manajer Pelayanan Kapal PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Joko Priyono membenarkan kalau pihaknya telah dihubungi Syahbandar terkait kapal mati KM Mega Pratama yang larat yang sudah diamankan mengalami kebocoran sehingga perlu diambil tindakan.

“Kami dimintai bantuan untuk menyiapkan kebutuhan untuk antisipasi sementara kebocoran, untuk segera dikirim 1 sak semen dan 1sak lumpur tambak yang kering / kaolin, untuk sementara itu dulu Pak,” katanya.

Untuk diketahui, kapal KM Mega Pratama yang kedapatan mengapung-apung di alur lintasan kapal Ferry Ujung – Kamal tanpa seorangpun awak kapal telah diambil tindakan penyelamatan dengan kronologis pada tanggal 25 Februari 2018 jam 19.30 Adanya pemberitahuan dari ASDP bahwa adanya kapal yang larat mendekati dermaga ASDP, dan diketahui bahwa kapal tersebut mati dan tanpa Awak kapal sehingga seksi patroli Syahbandar menghubungi kepanduan untuk meminta bantuan tunda karena kapal semakin larat keluar kalimas Jam 20.00 KN 468, TB. Restu 02 dan RIB 360 datang untuk membantu penyelamatan kapal Jam 20.10 TB.Restu 02 kemudian kapal tersebut disandarkan di Dermaga Jamrud Selatan jam 22.02.

Selanjutnya, 26 Februari sekira jam 13.00 KM. Megah Pratama lepas tali dari jamrud selatan digandeng TB Jayenggrono untuk kemudian diikat di KM Jatipura hingga kini. Namun, pada 3 Maret 2018 Jam 15.45 menerima laporan diduga mengalami kebocoran KM Megah Pratama langsung dilakukan pemompaan oleh salvage dengan menggunakan dua mesin ponpa di kamar mesin sampai berhasil dikuras habis pendingin 04 Maret 2018 Jam. 01.00 Proofing resapan – resapan air selesai dan dilakukan penutupan /proofing pada kran yang bocor. (RG)

About Rudie Arijanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Jelang Lebaran Bongkaran Batu Bara Di Gresik Lancar

KSOP GRESIK URAI ANTRIAN TONGKANG BATU BARA  GRESIK – Derasnya arus barang curah kering khususnya ...