Home » Utama » Transportasi » Bandar » Kurir Narkoba Masuk Perak Dibekuk Lantamal V Bersama BNN Jatim

Kurir Narkoba Masuk Perak Dibekuk Lantamal V Bersama BNN Jatim

SURABAYA – Untuk kesekian kali barang haram yang masuk melalui pelabuhan Tanjung Perak dapat digagalkan oleh petugas. Kali ini, tim Intelijen Pangkalan Utama TNI AL (Tim Intel Lantamal) V Surabaya bersama BNN Jatim berhasil mengungkap dan menangkap jaringan Narkotika wilayah Surabaya yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (6/3/2018) dini hari tadi.

Komandan Tim Intelijen Lantamal V Letkol Laut (S) Widi Hartono, A.Md mengatakan, penangkapan tersangka berinisial (ND) pada selasa dini hari tadi di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini berawal dari pengamatan dan koordinasi dengan pihak BNN Jatim dalam hal ini AKBP Wisnu Chandra selaku Kabid Brantas BNN Provinsi Jawa Timur saat memberikan pembekalan materi tentang Narkoba dan jenis-jenisnya kepada peserta latihan Latkamla 2018 di Puslatkaprang Koarmatim.

“Bahwa akan ada pengiriman Narkotika jenis Sabu dari Pelabuhan Kijang Tanjung Pinang ke Surabaya melalui KM. Doro Londa sekira tiba di Surabaya, Selasa (6/3) pukul 03.00 WIB,” terangnya.

Memperoleh info tersebut, lanjut Widi, segera berkoordinasi dengan jajaran untuk menindak lanjuti informasi tersebut. Dengan bergerak cepat serta bersama-sama BNN Privinsi Jatim dengan melakukan pengintaian di Pelabuhan Tanjung Perak pada selasa dini hari 6 Maret 2018 mulai pukul 00.00 s/d 03.30 Wib, namun tidak membuahkan hasil.

“Kemudian Tim gabungan ini atas bantuan tim BNN Provinsi Jawa Timur melakukan tracking Handphone tersangka ND di dapatkan data bahwa yang bersangkutan bergerak menuju Suramadu. Pada pukul 04.10 Wib Tim gabungan mendapatkan posisi tracking tersangka ND berada di dalam mobil Suzuki Carry L 1750 QA,” jelasnya.

Saat tim melakukan penggeledahan terhadap ND, berhasil mendapatkan 1 buah tas berisi 5 paket sabu-sabu (diperkirakan 1 paket dengan berat 1 Kg). Tersangka memberikan perlawanan dan berusaha kabur, sehingga dilumpuhkan oleh petugas BNN dengan timah panas.

“Tersangka ND ini memberikan perlawanan kepada petugas dan berusaha kabur. Guna menghindari kejadian diluar perkiraan maka petugas BNN Provinsi Jawa Timur melumpuhkan tersangka ND dengan timah panas,” tandas Widi.

Selanjutnya tersangka oleh petugas BNN dibawa ke RS. Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis dan diproses hukum lebih lanjut.

Dari hasil keterangan yang didapat, ND adalah orang suruhan yang diupah 30 juta setiap lakukan pengiriman. (RG)

About Rudie Arijanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Jelang Lebaran Bongkaran Batu Bara Di Gresik Lancar

KSOP GRESIK URAI ANTRIAN TONGKANG BATU BARA  GRESIK – Derasnya arus barang curah kering khususnya ...