Home » Utama » Transportasi » Bandar » Hadirnya KN Nipa Milik Navigasi Kupang Mendapat Apresiasi Anggota Dewan RI
Direktur Kenavigasian Sugeng Wibowo saat menyerahkan KN Nipa secara simbolis kepada Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis di terminal penumpang Tenau Kupang, Kamis (22/3/2018)

Hadirnya KN Nipa Milik Navigasi Kupang Mendapat Apresiasi Anggota Dewan RI

KUPANG – Seperti dengan yang tertuang di dalam rencana strategi (restra) kapal KN Nipa yang kami berikan ini bisa mendukung program kegiatan dari kantor Navigasi Kupang agar lebih cepat menjangkau, mensuple untuk memonitor pada daerah-daerah wilayah kerja kenavigasian yang mencakup seluruh Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Maluku Tenggara. Hal itu diungkapkan Direktur Kenavigasian, Sugeng Wibowo kepada titikomapost disela-sela acara penyerahan kapal KN Nipa kepada jajaran Navigasi Kupang di terminal penumpang Tenau Kupang, Kamis (22/3/2018)

“Sehingga dengan adanya penambahan armada ini akan lebih mempercepat kerja tupoksi kantor navigasi Kupang,” Ujar Sugeng Wibowo saat menyerahkan kapal KN Nipa untuk beroperasi di bawah kantor Navigasi Kupang yang diterima secara simbolis oleh Ketua Komisi V DPR RI,  Fary Djemi Francis yang selanjutnya diserahkan kepada Navigasi Kelas II Kupang di terminal penumpang pelabuhan Tenau Kupang, Kamis (22/3/2018).

Dengan hadirnya KN Nipa menurut Sugeng, saat ini Navigasi Kupang untuk sementara dirasa cukup dengan memiliki dua armada kapal dengan yang lama KN Mina guna menunjang kerjanya. Disamping itu, juga fungsi kerja di dalam pemantauan informasi itu akan lebih ditingkatkan, mungkin akan dilakukan pemasangan telkompel, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Peningkatan SDM dengan melakukan workshop dengan mengikutkan sekolah-sekolah training-training kepada seluruh jajaran kantor kenavigasian termasuk Kupang ini baik yang dari tenaga pelaut maupun tenaga-tenaga non pelaut untuk manajemen kantor,” Jelasnya.

Menurut Sugeng, secara umum kenavigasian tingkat kecukupannya sudah 85 persen dan kehandalan sudah 95 persen. Hanya satu dua yang perlu ditingkatkan pada daerah-daerah tertentu yang kira-kira kurang dari peralatan dan sarprasnya.

“Kantor kenavigasian disamping melakukan untuk tupoksinya sendiri mengawasi, memonitor dan menginspeksi juga kita melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” Katanya.

Direktur Kenavigasian Sugeng Wibowo (tengah) saat menemani anggota dewan dan muspika Kupang melihat langsung kapal Navigasi Kupang KN Nipa.

Sugeng juga menambahkan, dalam operasionalnya Navigasi juga minta bantuan info dari kawan-kawan Lanal, Polair dan kesyahbandaran dari sisi kplpnya sehingga kita bisa saling informasi bisa untuk melakukan menindaklanjuti termasuk informasi dari stakehokder. Misalnya beberapa waktu lalu kita juga dapat info dari operator kapal terkait alat SBNP di sekitar daerah Tanjung Pinang sehingga kita segera menindaklanjuti.

“Jadi kata kuncinya kita koordinasi bersama dengan instansi terkait dengan stakeholder,” Tandasnya.

Disinggung pengoptimalan alat SBNP berupa Bouy yang dilengkapi dengan alat penditeksi sudah dilakukan dibeberapa lokasi . Dari 21 lokasi  ada 3 daerah yang perlu diperbaiki untuk daya monitornya, seperti  daerah Tanjung Pinang, Sorong dan Panjang.

“Tahun ini akan dilakukan peningkatan fungsi dan peran saran SBNP itu,” Imbuh Sugeng.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPRI RI, Fary Djemi Francis mengaku puas telah ikut meloloskan penganggaran pengadaan kapal untuk Navigasi karena hari ini dia bisa melihat langsung wujud dari kapal tersebut yang difungsikan untuk membantu Navigasi kelas II Kupang, artinya banyak hal dapat dilakukan sesuai tupoksinya demi daerah asalnya NTT.

“Saya sering ikut berlayar dengan menggunakan kapal navigasi di seperti milik Maluku atau daerah lain cukup lumayan. Tapi tatkala saya coba KN Mina milik Navigasi Kupang tiga bulan lalu dari Kupang sampai ke Atambua selama 12 jam meski kapal kelihatan baru karena catnya baru dicat namun karena kapal lama tetap saja lebay, sepontan langsung saya telpon Menhup agar ada kapal baru buat navigasi Kupang,” Terangnya.

“Saya berfikir, masak pengetok palu dalam memutuskan anggaran pengadaan kapal tersebut daerahnya tidak dapat bagian kapal, maka dia bilang menteri kalau tidak saya tidak ketok, seraya dijawab Menhub….siap buat NTT ada kapal baru,” kelakarnya.

Untuk membuktikan bahwa kapal baru yang diterima Navigasi Kupang, KN Nipa, lanjut Fary, maka sebentar malam saya akan tes drive untuk buktikan speknya sesuai tidak dengan pengajuan anggarannya supaya saya bisa bilang kepada Menhub bahwa kapal yang dibangun untuk NTT  mantap.

“Saya dapat informasi kapal ini panjang 60 meter, lebar 12 meter dan dapat lari 15 knot. Jadi kalau berlayar dari Kupang ke Atambua akan lebih cepat dari kapal lamanya yang berlayar 10 jam, “ Paparnya. (RG)

About Rudie Arijanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Siap Berlaga Marpolex 2018 Kapal Navigasi dan PLP Surabaya ‘ On Position ‘

SURABAYA – Kesiapan jelang perhelatan akbar bertaraf Nasional yang akan digelar Marine Polution Exercise (Marpolex ...