Home » Utama » Transportasi » Bandar » Rangsang TKBM Produktif, BJTI Iming-iming Umroh Gratis

Rangsang TKBM Produktif, BJTI Iming-iming Umroh Gratis

SURABAYA – Strategi BJTI Port dalam memacu produktivitas kegiatan bongkar muat di terminal Berlian dengan memberlakukan sistem pengupahan per boks kontainer direspon baik. Pasalnya, iming-iming dapat bonus ibadah umroh gratis bagi buruh yang rajin kerjanya berhasil membius tenaga kerja bongkar muat (TKBM) Tanjung Perak.
Ketua I Koperasi TKBM Usaha Karya Tanjung Perak, Akhmad Kholiq mengaku, yang membikin TKBM bersemangat dengan sistem pengupahan baru itu karena ada komitmen pihak BJTI Port akan memberikan rangsangan berupa reward bagi buruh yang kinerjanya bagus akan diberangkatkan umroh ke Makah.

“BJTI sih memberikan rangsangan bagi buruh yang kerjanya baik akan digilir tiap tahun diambil 5 orang dengan penilaian yang ditentukan BJTI untuk berangkat Umroh, hal itu disambut baik oleh buruh,” ujarnya.
Namun Kholiq mengusulkan, dari 5 orang nanti yang dipilih harus benar-benar bisa mewakili anggota TKBM yang ada mengingat antara pekerja yang ada di atas kapal dengan yang di darat jumlahnya berbeda, disamping itu bila dilihat produktifnya jelas banyak yang di atas kapal.

“Yang penting BJTI bisa adil karena penilaian mutlak ada padanya (BJTI.red) katanya.

Menurut dia, ada keuntungan di kedua belah pihak ketika kini sudah diberlakukan upah per boks bagi tiap group yang terdiri dari 12 pekerja.

“Kalau dulu ketika dibayar dengan sistem harian lepas, berapapun jumlah barang yang diangkut oleh setiap pekerja, upahnya tetap saja Rp196.300 per shift. Sekarang dihitung per boks, para pekerja bisa meraup penghasilan sebanyak-banyaknya tergantung dari produktif tidaknya masing-masing dan itu juga memacu produktivitas bongkar-muat di Terminal Berlian Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” terangnya.

Sedang besaran upah TKBM yang ada di BJTI per boxnya sudah diangka Rp. 75.350,- baik MT maupun muatan full sehingga berapa produksinya buruh membongkar atau memuat itu yang dihitung.

Kholiq juga menambahkan, telah disepakati dalam satu shiftnya Rp 80.000,- per box, namun jika pekerjaan itu jumlahnya kurang dari satu sift maka akan dibayar Rp 55.000,- seperti karena kapal yang dibongkar kapasitasnya sedikit (kapalnya kecil.red).

“Jika pekerjaan itu terhambat yang diakibatkan kedatangan kapal terlambat maupun kerusakan alat maka akan dihargai 27 box kali standar upahnya Rp. 27.350,-,” tandasnya.

Sementara itu, Stenven Henry Lesawengen, Ketua DPC Indonesian National Shipowner’s Association (INSA) Surabaya mengaku, meski terkesan agak terlambat pemberlakuan tarip yang mencerminkan fairplay itu sebenarnya menjadi harapan pengusaha sebagai pengguna jasa.

“Itu yang di tunggu sejak lama bro, kalau per bokskan fair semua,” katanya saat dikonfirmasi titikomapost, Rabu (27/3/2018).

Dengan sistem itu, buruh akan berpacu untuk menyegerakan pekerjaannya selesai tanpa harus membatasi lama pekerjaan mengingat upah yang mereka terima dihitung per borongan.

“Pengusaha bisa lebih cepat kapalnya selesai dan buruh juga tidak berlama-lama serta kepingin cepat dapat kerjaan lain,” tandasnya.

Seperti diketahui, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tanjung perak khususnya yang bekerja di area BJTI Port mendapat pola baru tentang pengupahan Bongkar muat dengan sistem borong kerja yang dihitung berapa banyak kontainer per boks yang dikerjakan. Jadi perubahan baru yang diterapkan BJTI dalam pengupahan pekerja dimana dulu adalah harian per orang sudah diberlakukan per tanggal 20 Maret 2018 itu sudah dihitung borongan per boks sehingga tidak menghitung orang lagi.

Pekerja pelabuhan yang tergabung dalam Koperasi TKBM Usaha Karya Tanjung Perak Surabaya saat ini tercatat sebanyak 4.029 orang yang tersebar di seluruh terminal kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 933 pekerja di antaranya mengais rejeki di Terminal Berlian Tanjung Perak Surabaya. (RG)

About Rudie Arijanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Siap Berlaga Marpolex 2018 Kapal Navigasi dan PLP Surabaya ‘ On Position ‘

SURABAYA – Kesiapan jelang perhelatan akbar bertaraf Nasional yang akan digelar Marine Polution Exercise (Marpolex ...