Home » Utama » KSOP Probolinggo Bersama Instansi Terkait Beri Pemahaman APTRI Tentang Raw Sugar
KSOP Kelas IV Probolinggo, Suryanto, S.Pel.MM berdiri saat memaparkan pemahaman tentang Raw Sugar yang dituding sebagai gula konsumsi saat dibingkar di pelabuhan DABN, Senin (9/4/2018).

KSOP Probolinggo Bersama Instansi Terkait Beri Pemahaman APTRI Tentang Raw Sugar

KSOP Kelas IV Probolinggo, Suryanto, S.Pel.MM berdiri saat memaparkan pemahaman tentang Raw Sugar yang dituding sebagai gula konsumsi saat dibingkar di pelabuhan DABN, Senin (9/4/2018).

PROBOLINGGO –  Terjadinya simpang siur atas bongkaran Raw Sugar di pelabuhan Probolinggo yang dianggap sebagian masyarakat adalah gula konsumsi mendapat perhatian semua kalangan sehingga KSOP Kelas IV Probolinggo mengambil inisiatif mendudukan semua pihak terkait untuk melakukan klarifikasi lewat konprensi pers yang diadakan di pelabuhan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) Pribolinggo, Senin (9/4/2018).

Menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolibggo, Suryanto, S.Pel.M.M bahwa pihaknya memandang perlu melakukan klarifikasi kepada masyarakat agar memahami atas bongkaran yang dilakukan kapal MV Izumo pada tanggal 23 sampai 30 Maret 2018 lalu adalah sudah sesuai dengan aturan.

“Diawali rapat koordinasi dan evaluasi oleh instansi terkait di pelabuhan probolinggo tentang bongkaran Raw Sugar pada tanggal 6 April 2018 dan atas kesepakatan bersama maka dilakukan konprensi pers guna meluruskan pemahaman bongkaran Raw Sugar pada hari, Senin (9/4/2018).

Lebih lanjut, Suryanto mengatakan, Intinya, KSOP itu berkewajiban memperlancar arus barang dari dan ke pelabuhan khususnya di pelabuhan Probolinggo sehingga jika yang terkait dengan legalitas kapal maupun barang yang dimuat tidak bermasalah maka bongkaran kapal harus jalan.

“Bongkaran Raw Sugar itu dokumen dan ijinya legal surat persetujuan bongkar muat dari Bea Cukai  ada jadi tidak ada alasan kapal tidak bisa bongkar di pelabuhan Probolinggo,” jelasnya.

Suryanto menambahkan, kejadian ngelurugnya kelompok masyarakat yang tergabung dalam asosiasi Petani Tebu Rakyat Intensifikasi (APTRI) ke pelabuhan Probolinggo  saat bongkaran Raw Sugar dilakukan, itu sebagai ketidak tahuan mereka akan barang tersebut yang dituding berupa gula konsumsi sehingga menyebabkan keresahan disebagaian masyarakat.

“Padahal Raw Sugar tersebut adalah bahan baku untuk industri PT Chail Jedang Indonesia di Pasuruan sebagai bahan campuran pakan ternak dan pupuk  bukan gula komsumsi seperti yang ditudingkan APTRI,” jelas Suryanto.

Kedepan agar kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan Probolinggo baik itu Raw Sugar atau barang yang lain dapat berjalan dengan lancar. Untuk itu, agar masyarakat dapat mendukung hal tersebut sehingga pelabuhan di Probolinggo menjadi pilihan pelaku bisnis khususnya probolinggo dan sekitarnya menjadi tempat kegiatan bongkar muatnya.

“Dengan catatan barang tersebut legal dan memenuhi persyaratan perundang-undangan yang berlaku,” tandas Suryanto.

“Masyarakat probolinggo justru mendapat nilai plus dengan masuknya kapal-kapal asing yang bongkar di pelabuhan sehingga dapat mendorong perekonomian semakin tumbuh dan banyak melibatkan tenaga kerja pada kegiatan bongkarannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Probolinggo, AKBP. Alfian Nurizal menegaskan, bahwa dengan adanya konprensi pers ini biar masyarakat mengetahui bahwa Raw Sugar yang dibongkar di pelabuhan Probolinggo adalah legal dan bukan gula konsumsi seperti yang ditudingkan petani tebu.

“Selama barang itu legal ya tidak ada masalah apalagi ijin dan dokumenya lengkap baik dari perdagangan bahkan dari Gubenur maka masyarakat jangan mengandai-andai,” katanya.

Alfian juga berpesan, dalam hal menyikapi tentang bongkaran Raw Sugar asosiasi petani tebu kalau melihat permasalahan itu harus berdasarkan data yang akurat maka polisi siap mendukung.

“Pelabuhan probolinggo ini harus kita dukung sehingga arus barang lancar dan masyarakat probolinggo pun maju perekonomianya,” tegasnya.

Hadir bersama KSOP Probolinggo dalam acara tersebut;

1.Walikota Probolinggo yang diwakili Asisten Rey Suwignyo.
2 Kapolres Kota Probolinggo, AKBP. Alfian Nurizal.
3. Direksi PT. Cheil Jedang Indonesia Pasuruan.
4. Kepala Kantor Bea dan Cukai Probolinggo
5. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Probolinggo
6. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Probolinggo.
7. Direktur Utama PT. DABN Gresik
8. Kepala Cabang PT. Penascop di Probolinggo.
9. Direktur PT. Seger Alam Sentosa di Probolinggo
10. Ketua Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) di Probolinggo
11 Perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat LIRA di Probolinggo
12. GM. Pabrik Gula Pajarakan Probolinggo.
13. GM. Pabrik Gula di Gending Probolinggo
14. GM. Pabrik Gula Wonolangan Probolinggo.
15. Ketua DPC. APTR Kabupaten Probolinggo
16. Bpk. H, Syaiful Bahri Ketua APTR Pajarakan Probolinggo
17. Bpk. Sumaryadi Ketua APTR.Gending Probolinggo
18. Bpk. H, Harun Ketua APTR Wonolangan Probolinggo.
19. Dirut PT DABN, Ahmad Umar
20. Kepala Cabang  Probolinggo PT DABN, Djumadi. (RG)

About Rudie Arijanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kuatkan Jiwa Tim Work KSOP Kupang Gelar Family Gathering

KUPANG – Bangun karakter pegawai agar mampu menjawab tantangan di era perubahan saat ini yang ...