FKLL Intens Koordinasi Upaya Pencegahan Kecelakaan di Kabupaten Ngawi  

36
FKLL Intens Koordinasi Upaya Pencegahan Kecelakaan di Kabupaten Ngawi
FKLL Kabupaten Ngawi saat lakukan rapat koordinasi upaya pencegahan kecelakaan

titikomapost.com, NGAWI – Dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat FKLL Kabupaten Ngawi pada Bulan Oktober 2023, Forum Koordinasi Lalu Lintas Kabupaten Ngawi melaksanakan kegiatan Rapat FKLL.

Rapat yang dihadiri Kepala Jasa Raharja Perwakilan Madiun, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi, Kepala Dinas Perhubungan Ngawi , Dinas Kesehatan Ngawi, Dinas PUPR Ngawi dan anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi yang bertempat di Ruang Command Center Satlantas Polres Ngawi. Tujuan dari kegiatan ini merupakan tindak lanjut kesepakatan rapat FKLL sebelumnya dan upaya pencegahan apa yang telah dilaksanakan oleh masing-masing anggota forum.

Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP M Sapar memaparkan, data jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polres Ngawi tahun 2023 dibandingkan 2022. Upaya pencegahan hal itu merupakan hasil dari Patroli dan pengecekan lapangan ,Pengecekan Guardrail dan tolo-tolo, Pengecekan Jalan Berlubang, Pemasangan Banner Himbauan  dan Patroli perlintasan kereta tanpa palang pintu.

“Selain itu sosialisasi melaksanakan program Mahameru Lantas yaitu  antara lain Tantu Pagelaran (Kepedulian dalam lingkungan social berlalu lintas), Ruwatan Lantas (Guru waskita ajak masyarakat tertib lalu lintas), Kasada Lantas (Komunikasi sadar lalu lintas),” papar Kasat Lantas, Jum’at (19/1/2024).

Baca Juga  Hadiri Puncak HUT Bhayangkara ke-78, Dirut Jasa Raharja Apresiasi Transformasi dan Inovasi Polri

Bahkan, M. Sapar mengaku, Satlantas Polres Ngawi tidak henti-hentinya melakukan edukasi seperti Koordinasi aktif dengan stakeholder, Prasana (Polantas Ramah Anak), Edukasi Komunitas Motor dan Parkir.

“Sosialisasi juga dilakukan di Sekolah, Pemasangan Banner Himbauan,Sinergitas Aksi Simpatik, Sinergitas Penanganan Laka Lantas,Sinergitas Penanganan Pohon Tumbang,Ngawi Zero Knalpot Brong,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Madiun, Rudi Elfis menyampaikan data perbandingan kasus laka lantas dan santunan laka lantas di Ngawi tahun 2023. Sama halnya dengan yang disampaikan Kasat Lantas Ngawi, dari data Jasa Raharja bahwa usia 15-19 tahun mendominasi korban laka lantas berdasarkan usia.

“Upaya pencegahan laka lantas rutin dilaksanakan bahwa telah dilaksanakan beberapa kegiatan pencegahan laka lantas seperti sms blast didaerah rawan laka lantas, sosialisasi ke sekolah-sekolah, pemberian apresiasi bagi pengguna jalan yang tertib dan pemasangan rambu himbauan keselamatan serta melaksanakan kegiatan pengajar peduli keselamatan lalu lintas,” katanya.

Dalam rapat tersebut disampaikan saran dari anggota forum diantaranya :

  1. Mendorong terbitnya peraturan Bupati tentang Forum LLAJ Kab. Ngawi
  2. Melaksanakan anev kegiatan secara periodik bersama anggota forum.
  3. Sinergitas anggota forum untuk melaksanakan kegiatan pencegahan bersama seperti melaksanakan patroli, sosialisasi atau pemasangan banner secara masif daerah rawan laka lantas.
  4. Perawatan dan Renovasi monument Laka Lantas
  5. Pemasangan lampu flash yellow dan speed trap di daerah rawan laka lantas.
  6. Peremajaan sarana prasarana seperti guardrail dan tolo-tolo
  7. Prioritaskan perbaikan jalan-jalan rusak/berlubang
  8. Peningkatan pelatihan kecepatan penanganan pertolongan pertama korban laka lantas
  9. Mendorong Pemda melaksanakan pengadaan ambulans canggih
  10. Pembentukan Satgas Pohon Tumbang
  11. Mendorong percepatan pembangunan palang pintu di perlintasan KA sebidang dan pembuatan pos terpadu.
Baca Juga  Samsat Bangkalan Gelar Operasi Gabungan Edukasi Masyarakat Tertib dan Taat Pajak

“Dengan adanya rapat FKLL ini diharapkan tingkat kecelakaan di Ngawi mengalami penurunan dan fatalitas korban laka lantas berkurang,” pungkas Rudi. (RG)

Titikomapost.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE