
TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA – Dampak dari kejadian insiden kapal KM. Pasific 88 milik PT. Suntraco yang miring selama proses pemuatan hingga menenggelamkan sebagian kontainer dan salah seorang tenaga kerja bongkar muat atau TKBM (K) asal Lamongan, berdampak pada jadwal penyandaran kapal di Kade Perak Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (2/2/2026).
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Urama Tanjung Perak melalui Kabid Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan, Nanang Afandi mengatakan, dampak dari kejadian miringnya kapal hingga meruntuhkan tumpukan kontainer ke laut memerlukan penanganan yang detail dan memakan waktu sehingga berdampak pada jadwal penyandaran kapal yang sudah ditetapkan sebelumnya.
“Jadwal tiga kapal penumpang yang awalnya ditetapkan di Jamrud Selatan dialihkan ke Jamrud Utara pelabuhan Tanjung Perak. Hal itu dilakukan untuk kepastian dan kenyamanan layanan penumpang,” ujarnya.
Pola-pola yang dilakukan terhadap perubahan jadwal penyandaran atau kapal alih dermaga dari kade perak dermaga Jamrud Selatan dipindahkan ke Jamrud Utara dilakukn terhadap tiga kapal roll on – roll off (RORO), yaitu KM Kirana VII, KM D.Oasis, dan KM Dharma Kencana III
“KM Kirana VII dan KM Dharma Kencana III rencana sandar awal di Kade Perak, dan KM D. Oasis rencana sandar awal di Jamrud Selatan, “ jelas Nanang.
Sesuai agenda, ketiga kapal dijadwalkan berkegiatan di Dermaga Jamrud Utara, yaitu:
*️⃣ KM Kirana VII
sandar di JU Kade 240-310 jam 12:00 16:00 giat Bongkar- muat
*️⃣ KM D.Oasis
sandar di JU Kade 20 – 130 jam 17:00 – 23:00 giat Bongkar – muat
*️⃣ KM Dharma Kencana III
sandar Kade 240-310 jam 18:00 – 20:00 giat Bongkar – labuh
Hingga saat ini, kegiatan evakuasi terhadap muatan KM Pasific 88 yang terhambur ke laut masih terus dilakukan agar kepastian area terjadinya laka clear aman hingga tidak mengganggu aktivitas oprasional pelabuhan khususnya di kade perak Jamrud Selatan.
“Evakuasi dilakukan non stop 24 jam. Kami berharap jumlah kontainer sesuai dengan data yang disampaikan pihak kapal on deck tersusun tiga tir sebanyak 107 box,” kata Nanang.
Sedang kapal KM Pasific 88 sendiri mempunyai rute pelayaran tetap Surabaya – Kupang. (RG)




























