PELINDO REGIONAL 3 SOSIALISASI PERALIHAN NOTA LAYANAN BARANG NON PETIKEMAS

2
Pelindo Regional 3 Sosialisasi Peralihan Nota Layanan Barang Non Petikemas
Foto bersama dalam acara Pelindo Regional 3 Sosialisasi Peralihan Nota Layanan Barang Non Petikemas, Jum'at (23/10/2026).

TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA – Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 menggelar sosialisasi terkait Rencana Peralihan Nota Layanan Barang (Non Petikemas) dari PT Pelindo Multi Terminal (PMT) ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 kepada para pengguna jasa dan asosiasi di lingkungan Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah & Terminal Curah Kering Terminal Teluk Lamong, serta Pelabuhan Kalimas, Jum’at (22/10/2026).

Mewakili Sub Regional Head R. Jawa, kegiatan sosialisasi ini dipimpin oleh Branch Manager PMT Jamrud Nilam Mirah & Terminal Curah Kering Teluk Lamong, Muh Junaedhy. Hadir pula secara langsung mewakili PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 untuk memberikan paparan serta menjawab berbagai pertanyaan dari para pengguna jasa, yaitu Regional Division Head Komersial Regional 3, Raharja Sutanama, dan Regional Division Head Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan Regional 3, I Gusti Putu Arya. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh serta memastikan proses transisi operasional dan administrasi layanan non-petikemas berjalan lancar, transparan, dan efisien tanpa mengganggu efektivitas layanan pelabuhan bagi para pengguna jasa.

Baca Juga  SASAR SANTRI KSOP KALIANGET EDUKASI KESELAMATAN PELAYARAN

Dalam kesempatan tersebut, Branch Manager PMT Jamrud Nilam Mirah, Muh Junaedhy menegaskan, fokus utama dari penyesuaian kebijakan ini bagi para pengguna jasa.

“Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk penyederhanaan serta percepatan proses dengan tidak meninggalkan performa layanan. Sementara itu, secara operasional bisnis tetap dijalankan oleh tim terkait secara murni berfokus pada aspek operasional (pure operation),” ujar Muh Junaedhy.

Melalui sosialisasi ini, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan operasional barang non-petikemas, memperkuat kolaborasi bersama para pengguna jasa dan asosiasi, serta mendukung kelancaran arus logistik nasional di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. (RG)