
TB MAIDEN LUCKY BERSAMA TB YANG LAIN BERJIBAKU PADAMKAN API TB GRESSIN JAYA
TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA – Tak pakai lama, TB Maiden Lucky milik perusahaan pelayaran PT Waruna biaskan pelayaranya lakukan pertolongan pemadaman TB Gressen Jaya yang terbakar di Kamal Barat, Madura tempat Self-Propelled Oil Barge atau SPOB mangkal, Jum’at (12/6/2026) sekira pukul 12.00 -13. 00 Wib.
Capt. Wahid nakhoda TB Maiden Lucky saat dikonfirmasi titikomapost.com membenarkan telah melakukan pertolongan awal dengan membelokan kapal yang dikemudikan dalam pelayaran menuju galangan di Madura dari Situbondo guna melakukan pemadaman atas terbakarnya TB Gressin Jaya.
“Kami merapat ke TKP terbakarnya TB GJ setelah pihak Airud merapat ke kapal minta tolong agar kita segera lakukan pertolongan pemadaman,” ujarnya.
“Tolong dibantu takut hal terburuk terjadi, meledak bahaya karena area spob,” tandasnya menirukan permintaan pihak Polairud.
Bagi kami, mengubah haluan ketika melihat ada kecelakaan laut, salah satunya adanya kapal terbakar maka wajib mengubah haluan untuk memberikan pertolongan kepada kapal dan awak yang mengalami kebakaran sesuai konvensi keselamatan internasional (SOLAS) dan hukum pelayaran maritim.
“Tentunya selama tindakan tidak membahayakan keselamatan kapalnya sendiri,” kata Capt. Wahid.
Dilokasi, lanjut Wahid, memang kami yang pertama lakukan pemadaman. Tapi selang beberpa waktu ada kapal Tug Boat (TB) yang juga melakukan pemadaman.
“Kami aksi sekitar satu jam bersama TB lain yang merapat kemudian. Kemungkinan yang ikut melakukan pemadaman adalah TB dari Pelindo,” jelasnya.
Setelah satu jam, Wahid nenambahkan, pihaknya bergeser melanjutkan perjalanan menuju galangan di Madura sesuai agenda pelayaran bahwa TB Maiden akan lakukan docking.
“Kami geser mengingat BBM terbatas, dan kami juga perhatikan TB lain yang hadir mempunyai daya semprotnya kuat untuk lakukan pemadaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Saifullah, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) KSOP Utama Tanjung Perak mengatakan bahwa kapal yang terbakar merupakan kapal mati atau kapal tidak beroprasi yang di hipotikkan pada bank.
“Untuk sementara ksop akan memanggil pihak bank untuk kejelasan status kapalnya,” terangnya
Saifullah menjelaskan, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa karena tug boat tersebut dalam keadaan mati sudah menaun yang mana dulu sebelumnya sandar di dermaga Mirah yang bisa dipandamkan atas kesigapan dari kapal yang mempunyai fasilitas Fire fighting.
“Karena dianggap mengganggu maka kapal-kapal yang ada dipindahkan ke Kamal Madura di area SPOB,” ucapnya.
Hingga kini, Saifullah menegaskan, proses untuk mendapatkan keterangan dari pihak pihak masih dilakukan.
“Kita bersyukur dari kejadian itu juga tidak ada pencemaran,” pungkasnya. (RG)


























