Usai GBLP, UPP Telagabiru Terdorong Optimalisasi Pelabuhan Batu Kerbuy Pasean

41
UPP Telagabiru bersama unsur terkait sesaat setelah lakukan Gerakan Bersih Laut dan Pantai Pelabuhan Batu Kerbuy Pasean Pamekasan, Madura Kamis (12/9/2019).

BANGKALAN – KUPP Telagabiru berkomitmen menjadikan Gerakan Bersih-bersih Laut dan Pantai (GBLP) yang diinisiasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan serentak dilakukan secara di 228 pelabuhan dan pantai tidak hanya dilakukan ketika ada instruksi atau gerakan saja tetapi elok menjadikannya suatu rutinitas.

Kepala kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Telagabiru, Bambang Sugiarto, S.IP, MM mengatakan, setelah kita jadikan lokasi aksi bersih-bersih di satu-satunya pelabuhan yang berada disisi Utara Madura itu, kita akan komitmen atas pencapaian MURI Perhubungan Laut dijadikan semangat menjaga dan mendorong salah satu Wilker pelabuhan Batu Kerbuy Pasean kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dengan melakukan optimalisasi.

“Kita memilih pelabuhan Batu Kerbuy Pasean sebagai lokasi aksi untuk mendukung GBLP dengan maksud juga sebagai upaya  mengoptimalkan peranan pelabuhan tersebut karena merupakan satu-satunya pelabuhan yang ada disisi Utara M adura,” ujarnya, Jum’at (13/9/2019).

Bambang mengaku, pelabuhan tersebut juga mempunyai fasilitas yang lengkap sehinga sangat memungkinkan dapat berkembang bila dioptimalkan kedepannya sebagai penunjang geliat logistik Madura.

Baca Juga  Tren Kunjungan Kapal Pesiar di Tanjung Perak Meningkat Hingga 2024

“Tidak hanya sesaat ini saja kita lakukan bersih-bersih namun akan menjadi agenda rutin seperti yang telah kita lakukan di wilayah UPP Telagabiru,” jelas Bambang.

Sedang pelaksanaan bersih-bersih di pelabuhan Batu Kerbuy Pasean melibatkan partisipan sekitar 170 (seratus tujuh piluh) orang yang terdiri dari unsur Lanal Batuporon, Kodim  0829, Polres Bangkalan, Satpolair, Polsek, Koramil, instansi terkait  di pelabuhan, badan Usaha, Saka Bahari, Santri,  dan Masyarakat Nelayan. Selain itu, kegiatan itu kita isi juga penampilan seni yang dibawakan oleh Paguyuban Potoh Madure Telagabiru serta bazar produk unggulan Kabupaten Pamekasan Madura yang hanya berhasil membersihkan sekitar 225 (dua ratus dua puluh lima) kilogram sampah.

“Kami bersyukur budaya bersih lingkungan sudah terbangun sehingga sampahnya hanya sedikit,” katanya.

Bambang juga mengaku, pada tahun 2018 lalu UPP Telagabiru  sudah membentuk forum pelabuhan sehat dan menandatangani komitmen bersama dengan badan usaha sehingga bersih laut dan pantai merupakan salah satu kegiatan di bidang kesehatan lingkungan dari 5 (lima) bidang pelabuhan sehat yang ada.

Baca Juga  Jasa Raharja Bersama Korlantas Polri Cek Kesiapan PAM Nataru di Ketapang – Gilimanuk

“Kami juga akan mendorong perusahaan galangan PT Adhiluhung untuk menyiapkan galangan sehat sehingga bisa ikut serta dalam lomba pelabuhan sehat dari kementetian kesehatan,” pungkasnya. (RG)

 

 

 

Titikomapost.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE