Mayat Perempuan Mengapung di Dermaga Terminal Teluk Lamong

4
Posisi mayat wanita yang mengapung di pinggir dermaga Domestik PT Terminal Teluk Lamong (TTL).

titikomapost.com, SURABAYA – Jasad seorang wanita mengapung di area dermaga Domestik Terminal Teluk Lamong pada Sabtu (26/11) malam.

Kabar ditemukannya mayat perempuan itu dibenarkan salah satu pegawai PT Terminal Teluk Lamong (TTL) yang menegaskan bahwa jasad itu bukan pegawai teluk lamong seperti selentingan ada kru yang jatuh.

“Kejadian bener ada jenazah, tp bukan kru ataupun pegawai TTL,” ujar Reka.

Sementara itu, Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Jatim Kompol Budi Sulistiyanto mengatakan tak ditemukan identitas pada mayat wanita itu. Mayat kemudian dievakuasi petugas gabungan bersama Basarnas di Dermaga Terminal Teluk Lamong.

“Selanjutnya, Tim Gabungan Piket Kapal Patroli APTS KP X-1039, KP X-1008, KP X-3001, KP 2005, KP.IBIS 600, Piket SAR Ditpolairud Polda Jatim dan TIM Basarnas Surabaya yang melakukan evakuasi mayat Mrs. X tersebut,” kata Budi kepada wartawan.

Informasi ditemukannya mayat diterima sekitar pukul 19.45 WIB oleh petugas piket APTS dan SAR Ditpolairud Polda Jatim dari Security Jety dermaga Teluk Lamong perihal mayat mengapung di bawah tiang Jety Dermaga Teluk Lamong Surabaya. Saat dicek, mayat itu berjenis kelamin perempuan (MRS.X ) dengan posisi telentang.

Setelah melihat mayat berjenis perempuan itu, security Jety Dermaga Teluk Lamong langsung menghubungi piket kapal patroli APTS dan tim SAR Ditpolairud Polda Jatim. Kemudian, piket kapal patroli APTS dan Tim SAR Ditpolairud Polda Jatim langsung melaksanakan tindakan Quick Respon.

Selanjutnya, mayat Mrs. X dievakuasi ke Dermaga Ditpolairud Polda Jatim bersama Tim Inafis dan gabungan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak serta Piket Subdit gakkum Ditpolairud Jatim. Setelah melakukan penanganan, tim evakuasi SAR dan mendatangi dan melakukan olah TKP.

“Jenazah Mrs. X dievakuasi di dermaga Mako Ditpolairud Polda Jatim, kemudian dibawa ke RSU dr Soetomo dengan menggunakan mobil ambulans Dinsos Kota Surabaya,” terangnya.

Dari hasil autopsi penyebab kematian korban dan identifikasi terhadap indentitas korban, ditemukan data sebagai berikut, ciri-ciri fisik Mrs.X berusia sekitar 40 sampai 50 tahun, tinggi 150 cm, berat badan 65 Kg, warna kulit : kulit coklat, dan rambut hitam panjang sebahu.

“Pakaian yang dikenakan warna hitam lengan panjang, rok panjang warna coklat, CD warna krem keabu-abuan, dan bra kotak-kotak motif krem keabu-abuan,” pungkasnya. (RG/dt/red)

Titikomapost.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE