Home » Umum » Ekbis » Mekanisme Formatur Lahirkan Ketua DPW ALFI/ILFA Jatim Periode 2022-2027  
Ketua DPW ALFI/ILFA Jatim terpilih periode 2022-2027 di Muswil Ke VI Surabaya, Sebastian Wibisono (kanan) saat menerima bendera kebesaran ALFI/ILFA dari Wakil Ketua DPP Krimawan, selasa (23/11/2022) malam.

Mekanisme Formatur Lahirkan Ketua DPW ALFI/ILFA Jatim Periode 2022-2027  

Sebarkan

titikomapost.com, SURABAYA –Pemilihan Ketua Umum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia/Indonesia Logistics & Forwarder Associatio (ALFI/ILFA) Jawa Timur periode 2022-2027 ditentukan oleh tim formatur yang anggotanya dipilih melalui mekanisme one man one vote (OMOV) dari 155 orang peserta yang hadir.

Foto bersama peserta Muswil ke VI ALFI/ILFA bersama Wakil Gubenur Jatim Emil Dardak (tengah putih)

Dinamika organisasi pimpinan wilayah Jatim ALFI/ILFA makin dinamis, transparansi pemilihan ketua umumnya di Musyawarah Wilayah (Muswil) VI berjalan alot sebagai bentuk demokrasi dalam tubuh organisasi pengusaha logistik dan forwader jatim tersebut.

“Ketua umum dipilih berdasarkan kesepakatan tim formatur terpilih,” ujar H. Budi Leksono salah satu anggota tim formatur selepas penutupan Muswil ke 6 yang berhasil memilih Sebastian Wibisono sebagai Ketua DPW ALFI/ILFA Jatim periode 2022-2027 di Shangrila Hotel Surabaya, Selasa (23/11/2022) malam.

Budi mengaku, dalam sejarah keberadaan DPW  ALFI/ILFA Jawa Timur, baru sekarang di Musyawarah Wilayah (Muswil) ke 6 diselenggarakan secara demokrasi dengan mekanisme Tim Formatur yang dipilih secara ‘one man one vote’ dimana setiap anggota yang hadir yang memiliki mandat bisa memberikan suaranya.

“Para anggota tim formatur diisi oleh 3 orang hasil voteing, dan 2 orang yang masig-masing mewakili ketua DPP dan ketua DPW,” jelasnya.

Para anggota tim formatur hasil pemilihan secara one man one vote yang terdiri dari Atiek Sri Rahayu, Imas, Budi Leksono, ditambah Krismawan wakil ketua DPP dan Arif Tejo Sumarsono ketua DPW Jatim demisioner bekerja cepat untuk menentukan siapa yang pantas menjadi ketua DPW ALFI/ILFA Jawa Timur pada priode 2022-2027 mendatang. Dalam rapat formatur Arif maupun Atik masing-masing memilih dirinya, sedang Imas dan budi memilih Sebastian Wibisono yang diamini perwakilan DPP yang tidak menggunakan hak memilih tapi lebih mengapresiasi pilihan yang sudah dilakukan anggota DPW Jatim melalui wakilnya di tim formatur.

“Saya menganggap DPP itu sangat bijak meskipun tidak menentukan pilihannya dengan memberikan masukan yang penting bisa diakomodasi,” ungkap Budi mengapresiasi Krismawan.

Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua DPP ALFI/ILFA (kiri) bersama H. Budi Leksono Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Budi yang juga sekretaris Komisi A Dewan Kota Surabaya memaparkan, awal waktu diprediksi pukul 17 00 Wib keputusan Muswil dengan agenda memilih Ketum DPW Jatim bisa kelar, nyatanya hingga pukul 21.00 Wib baru menghasilkan pemilihan ketua DPW ALFI/ILFA Jatim yang baru. Meski alot ada kepuasan bahwa demokrasi itu mulai nampak dari keinginan dari anggota. Dan ini saya berharap bisa diterima kepada semua anggota karena ini semua menjadi kemauan peserta yang hadir dengan perdebatan, diskusi, dialog alot yang menunjukkan iklim demokrasi di organisasi ini nampak di Muswil ke 6 Surabaya ini.

“Hasil malam ini sekaligus sudah dikukuhkan ketua DPW terpilih oleh Wakil Ketua DPP ALFI/ILFA, dan mengamanhkan selambatnya dalam waktu satu bulan sudah membuat susunan pengurus,” kata Budi seraya mengucapkan selamat kepada Sebastian Wibisono yang terpilih sebagai Ketua Umum DPW ALFI-ILFA Jatim periode 2022-2027.

Bulek panggilan akrab Budi Leksono itu juga menitip pesan kepada ketua ALFI/ILFA yang baru agar bisa menjadi nakhoda yang baik bagi bahtera pengusaha logistik kedepannya.

“Dengan harapan, semoga ketua baru bisa amanah, tetap mengayomi anggota, dan bisa lebih baik ke depan dalam nembawa organisasi dengan berbagai tantangan dan bijaksana dalam menjalankan tugas,” pesan Bulek.

Sedang, ditempat yang sama, Ketua Umum DPP ALFI/ILFA Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, dalam hal ini, menurut saya teman-teman DPW ALFI/ILFA  jatim taat konstitusi karena setelah ketua umumnya, Hengky Pratoko telah meninggalkan kita semua lalu ditunjuk pelaksana tugasnya Arif Tejo Sumartono, dan pada hari ini mereka menyelenggarakan Muswil ke 6. DPW Jatim.

“Apresiasi buat teman-teman Jatim yang taat konstitusi atau aturan,” kata Ketua DPP ALFI/ILFA, Yukki Nugrahawan Hanafi saat ditemui diacara Muswil ke 6 ALFI/ILFA di Surabaya, Selasa (23/11/2022).

Saya melihat, lanjut Yukki, calon-calon ketua umum yang telah melalui mekanisme penjaringan itu kredibel untuk memimpin ALFI Jawa Timur, untuk itu, saya mengingatkan bahwa pertandingan ini bersaing untuk bersanding, karena kenapa, Jatim ini punya potensi ekonomi yang sangat besar yang nampak seperti, pembangunan smelter, ladang-ladang oil and gas, begitu banyak pembangunan infrastruktur, hilirisasi, pembuka lapangan kerja  yang mendukung pertumbuhan ekonomi dengan PDB 5.4 persen erta inflasinya terkendali dengan baik. Artinya DPW ALFI Jatim bersama pemerintah daerah punya potensi, punya prospek untuk lebih mengembangkan industri logistik atau mata rantai pasok di jatim.

“Dengan melalui Muswil ini kita berharap mendapatkan kader-kader terbaik untuk memimpin yang mampu membuat program yang merancang rencana kerja lima tahun kedepan,” tutur Yukki.

“Kolaborasi menjadi kata kunci. Jadi kolaborasi itu lebih penting daripada berkompetisi, namun, kompetisi itu baik selama kompetisi yang sehat. Hal itu menjadi pesan penting buat teman-teman jawa timur,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPW ALFI/ILFA Jawa Timur periode 2022-2027 terpilih, Sebastian Wibisono mengaku, ALFI Jatim ini adalah terbesar kedua setelah Jakarta, tentunya lita mencoba mengkonsolidasikan secara internal dulu, supaya peningkatan pelayanan ke anggota lebih baik lagi.

“Jadi program saya, saya akan menyusun kepengurusan yang solid dengan orang-orang yang kompeten yang bisa mengabdi pada anggota. Tentunya kedepan kita akan kolaborasi sehingga aspirasi anggota bisa tetap terjaga,” ucapnya.

Kita akan berkomunikasi dengan regulator maupun operator yang ada sekarang ini. Intinya kami tetap akan melayani anggota sepenuhnya sehingga kedepan internal harus kita perbaiki, dari mulai kepengurusan, kesekretariatan sehingga apa yang sudah kita buat berdampak positif kepada anggota.

“Itu yang akan kita bangun dulu. Program apapun, tampa kepengurusan yang kuat, dan solid itu tidak akan bisa berjalan,” jelas Sebastain.

Makanya, kita akan coba mengoresi dulu internal. Kita akan menyusun kepengurusan dengan melihat apa yang kurang pada periode sebelumnya. Karena komposisi yang ada sekarang ini yaitu komposisi yang sudah jalan, dan tinggal saya melihat yang belum teratasi masalah di anggota. Demikian juga, kita bangun sinergi hubungan yang baik dengan seluruh stakeholder.

“Saya katakan, kemenang hari ini adalah kemenangan ALFI bersatu, bukan kemenangan saya dengan menjalankan amanah AD/ART,” pungkasnya. (RG)

Titikomapost.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Sebarkan
x

Check Also

DT Bersama UNESA Bantu Sembako Guru Nganjuk

Sebarkan     titikomapost.com, SURABAYA – Bertepatan dengan ...