
KSOP GRESIK TERIMA KRU KLM STA DALAM KONDISI SELAMAT
TITIKOMAPOST.COM, GRESIK – Kapal Offshore Supply Ship atau Kapal Suplai Lepas Pantai CB. Cast Marine 3 milik Pertamina PHE 23 lakukan evakuasi 6 Kru KLM. Sejarah Tirta Abadi Sesaat Sebelum Tenggelam di posisi NW platform PHE 23 atau 7 mil dari Bouy 1 Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Ahad (1/2/2026).
Dari informasi lapangan yang diperoleh titikomapost.com, pihak PHE 23, sekira pukul 09.15 Radop FSO Abherka menerima panggilan darurat via radio, dari kapal kayu KM. Sejarah Tirta Abadi, dimana disampaikan dalam berita radio tersebut kondisi hampir tenggelam di posisi NW platform PHE 23 dengan 6 personel onboard (POB) atau semua kru kapal berada diatas KLM Sejarah Tirta Abadi.
“Sekarang kami kirimkan CB.Cast Marine 3 untuk evakuasi personel dari KLM. Sejarah Tirta Abadi ( Kapal Layar Motor),” infonya dalam berita radio yang diterima pihak terkait, Ahad (1/2/2026).

di posisi NW platform PHE 23 atau 7 mil dari Bouy 1 Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Ahad (1/2/2026).
Kapal jenis phinisi yang dinakhodai, Andi salam (67) dengan ABK 5 orang itu berlayaran dari Kalimantan Tengah tujuan pelabuhan Gresik dengan muatan kosong.
Sedang kelima kru KLM Sejarah Tirta Abadi lainya yaitu:
1. Sabil (56) warga Legundi, Krikilan Driyorejo, Gresik;
2. Rafael Valentino ( 25) warga Kampung Baru, Dobo, Meco NTT;
3. Fransiskus Pasa Odan (20) warga Madetaje, Mego, Sikka;
4. Saeful (51) warga Luwungpring, Balongan, Indramayu;
5. Venoldus (25) warga Danga, Nagekeo.
Setelah kru KLM. Sejarah Tirta Abadi dievakuasi Tim PHE 23, keenamnya lalu doboyong CB. Cast Marine 3 milik Pertamina PHE 23 menuju pelabuhan Gresik yang kemudian dilakukan penyerahan kepada pihak KSOP Gresik.
Sementara itu, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jelas II Gresik, Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah menerima keenam kru kapal KLM Sejarah Tirta Abadi pasca dievakuasi oleh pihak PHE 23 sekira pukul 15.00 WIB.
“Semua kru (6 orang) dalam keadaan selamat,” ujarnya memastikan bahwa kru KLM. Sejarah Tirta Abadi yang diterima dari pihak pertamina dalam kondisi baik.
Selanjutnya, pasca menerima seluruh kru kapal phinisi tersebut, KSOP Gresik mulai meminta keterangan dari pihak kapal yang diawali keterangan dari Andi Salam sebagai nakhoda yang dituangkan dalam laporan kecelakaan kapal (LKK) atas kronologis kejadian dari awal berangkat hingga dalam pelayaran yang selanjutnya diselamatkan oleh pertamina dari kebocoran yang dialami kapal tersebut.
“Saat ini nakhoda sedang dimintai keterangan. Kru lainnya diistirahatkan di penginapan oleh agen kapal,” jelas Capt. Herbert.
Dan, nantinya dalam menggali lebih dalam terkait kronologis peristiwa KLM. Sejahtera Tirta Abadi, KSOP tentu akan meminta keterangan satu persatu kru kapal. Namun, sepertinya saat ini tidak dimungkinkan secara keseluruhan kru mengingat waktu, dan selanjutnya dilanjutkan kembali esok.
“Sementara masih dimintai keterangan, kemungkinan di lanjutkan besok. Hari ini baru nakhoda yang dimintai keterangan karena sudah malam,” tandas Capt. Herbert.
Dari informasi lapangan yang diperoleh sebelumnya, kapal KLM. Sejahtera Tirta Abadi dengan muatan kosong dalam perjalanan mengalami kebocoran hingga ke kamar mesin sekitar posisi NW platform PHE 23 atau 7 mil dari Bouy 1 Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Namun karena pompa masalah, dan tidak mampu membuang air yang masuk ke kapal hingga membuat black out, nakhoda memutuskan untuk meminta pertolongan lewat berita radio kapal.
“Atas keadaan itu, nakhoda memutuskan untuk meminta bantuan lewat radio, dan direspon pihak PHE 23 yang selanjutnya memberi pertolongan dengan mengirim kapal CB. Cast Marine 3 untuk melakukan evakuasi,” pungkasnya. (RG)




























