
PROGRAM MUDIK GRATIS SUMBANG KENAIKAN PENUMPANG
TITIKOMAPOST.COM, GRESIK – Seiring Posko Nasional Angkutan Lebaran (Angleb) tahun 2026 (1447 H) yang telah dinyatakan ditutup oleh Menteri Perhubungan pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2026, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik menyampaikan pula hasil monitoring pelaksanaan selama Posko Angleb Pelabuhan Gresik digelar.
Kepala KSOP Kelas II Gresik Capt. Herbert EP Marpaung menyebut, jumlah penumpang naik dan turun dari Pelabuhan Gresik adalah 11.871 Orang, mengalami kenaikan sebesar 19,81 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2025 yaitu sebanyak 9.908 Orang.
Begitu juga jumlah keberangkatan dan kedatangan kapal sebanyak 62 kapal mengalami kenaikan sebesar 34,78 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2025 yaitu sebanyak 46 kapal.
“Sedang, periode puncak arus mudik tahun ini terjadi pada H-3 Lebaran, tepatnya tanggal 18 Maret 2026, dengan total 791 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+4 Lebaran tepatnya pada tanggal 25 Maret 2026 dengan total 1.003,” paparnya dalam forum saat melakukan penutupan Posko Angkutan Lebaran di Pelabuhan Gresik tahun 2026, Senin (30/3/2026).
Capt. Herbert menambahkan, Kementerian Perhubungan juga telah memfasilitasi masyarakat Kabupaten Gresik dengan program mudik gratis menggunakan armada kapal Express Bahari 6F dan 3F sebanyak 3.800 tiket, yang terbagi secara proporsional untuk dua rute, yaitu 1.900 tiket untuk rute Gresik–Bawean dan 1.900 tiket untuk rute sebaliknya, Bawean–Gresik itu mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat yang merasa sangat terbantu dengan program mudik gratis ini.
Namun, saat ditanya apakah lonjakan penumpang selama musim angleb 2026 akibat orogram mudik gratis sebagai faktor pemicu, Capt. Herbert menegaskan bisa saja berpengaruh, selain itu mungkin libur panjang bersamaan dengan libur nyepi juga berpengaruh, juga kondisi cuaca yang baik sehingga tidak ada pembatalan/penundaan keberangkatan kapal.
“Saya pikir ketiga faktor itu yang mempengaruhi,” katanya.
Secara keseluruhan, rasa syukur pula disampaikan Capt. Herbert bahwa pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran tahun 2026/1447H di Pelabuhan Gresik berjalan dengan sukses dan lancar. Hal ini tentu saja dapat terlaksana berkat dukungan, sinergi, kolaborasi, dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Dimana, dari aspek keselamatan dan keamanan baik di Pelabuhan maupun selama Pelayaran, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan, kecelakaan maupun kejadian menonjol selama masa periode Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026.
“Cuaca pada masa periode angkutan lebaran tahun 2026 di pelabuhan Gresik maupun dalam pelayaran terpantau sangat baik, sehingga tidak ada penundaan keberangkatan maupun kedatangan yang diakibatkan oleh faktor cuaca,” terangnya.
Namun begitu, lanjut Capt. Herbert, terlepas dari keberhasilan pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran tahun 2026 ini tentunya masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaannya, untuk itu saya selaku pimpinan dan mewakili seluruh jajaran Kantor KSOP Kelas II Gresik mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
“Berbagai kekurangan dalam pelaksanaan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk pelaksanaan-pelaksanaan kedepannya,” ungkapnya.
Kedepan, Capt. Herbert juga berharap perlu peningkatan kesadaran masyarakat pengguna jasa transportasi laut bisa bijak dalam bertransportasi demi kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan pelayaran.
“Pegisian data saat pembelian tiket agar sesuai dengan data diri (ktp/kk) serta tidak membawa barang-barang yang dilarang di atas kapal, misalnya petasan, senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya,” ingatnya.
Pada kesempatan itu pula, Capt. Herbert menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petugas di lapangan maupun personil yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung serta seluruh pihak yang telah mendukung dalam pelaksanaan posko angkutan lebaran 2026 ini.
Serta ucapan dan Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikannya kepada awak media yang telah menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Gresik.
“Semoga seluruh pengabdian dan kerja keras kita bersama dalam mensukseskan pelaksanaan Angkutan Laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Gresik ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” pungkasnya seraya berdo’a. (RG)

























