Ceroboh, Supir trailer Tewas Tertimpa Kayu di DABN Probolinggo KSOP Minta Semua Pihak Pegang SOP di Pelabuhan

107
Ceroboh, Supir trailer Tewas Tertimpa Kayu KSOP Probolinggo Minta Semua Pihak Pegang SOP di Pelabuhan
Trailer bernopol N8626 UP dengan muatan kayu saat parkir di tepi Dermaga Pelabuhan DABN Probolinggo antri menunggu bongkar muat ke kapal MV Ocean Grace yang menewaskan sang supir Hartono (57) Warga Tongas, Rabu (28/1/2026) pagi.

TITIKOMAPOST.COM, PROBOLINGGO – Kecelakaan kerja terjadi di area Pelabuhan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) Probolinggo, Rabu (28/1/2026) pagi diduga akibat kecerobohan hingga menewaskan seorang sopir truk trailer nopol. N 8626 UP yang tertimpa muatannya sendiri tumpukan kayu saat hendak muat ke kapal.

Korban diketahui bernama Hartono (57), warga Dusun Krajan, Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo meregang nyawa setelah tertimpa kayu muatan trailer yang dimudikan runtuh saat berusaha melepas tali pengikatnya tatkala antri bongkar untuk dimuat ke kapal sekura pukul 10.00 WIB.

“Kejadian itu terjadi tatkala supir berusaha membuka sendiri tali pengikat kayu muatan trailer saat antri bongkar untuk dimuat ke kapal MV Ocean Grace tampa koordinasi dengan pihak PBM. Tampa disadari tumpukan kayu runtuh hingga menimpanya,” ujar Humas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo, Hendra Yulis Priyanto, Kamis (29/1/2026) sore.

Ceroboh, Supir trailer Tewas Tertimpa Kayu KSOP Probolinggo Minta Semua Pihak Pegang SOP di Pelabuhan
Trailer pemuat kayu yang menewaskan supirnya sesaat hendak bongkar muat ke kapal MV Ocean Grace tujuan Papua teeparkir di pelataran parkir Pelabuhan DABN Probolinggo dengan police line melekat di head truk warna hijau.

Namun naas, korban yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Husada Kota Probolinggo akhirnya tidak tertolong nyawanya setelah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga  Komitmen Jaga K3 di Pelabuhan Pelindo Regional 3 Terima Penghargaan Gubenur Jatim

“Informasi dari lapangan, korban pingsan setelah tertimpa, dan selanjutnya langsung dibawa ke RS,” tutur Hendra.

Menurut Hendra, pihaknya telah mengingatkan pentingnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) atau aturan keselamatan kerja di area pelabuhan.

“Sebelumnya kami sudah mengimbau agar semua yang melaksanakan aktivitas di pelabuhan Probolinggo, agar tetap memperhatikan prosedur keselamatan kerja dan berhati-hati serta mematuhi peraturan yang sudah ada,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Hendra memastikan, memang kegiatan muat sempat terhenti sesaat dengan adanya kecelakaan itu. Namun, setelah korban dilarikan ke rumah sakit pekerjaan dilanjutkan kembali hingga tuntas sembari dilakukan pemeriksaan di tempat kejadian oleh pihak kepolisian.

Dari kejadian itu, menyisahkan pertanyaan seputar K3 yang diterapkan dilingkungan Pelabuhan DABN hingga insiden tewasnya supir trailer tertimpa tumpukan kayu muatannya.

Sementara itu, kapal MV Ocean Grace sendiri setelah dinyatakan clear pasca kejadian yang merenggut nyawa supir trailer pembawa kayu muatannya, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) diterbitkan oleh pihak KSOP untuk melakukan pelayaran dari Probolinggo menuju Papua.

Baca Juga  Prioritas PT. DLU Seluruh Korban KM Dharma Kartika IX Tertangani Dan Tersantuni

“Kapal sudah sailing, sedang trailer masih di parkir di pelataran parkir pelabuhan DABN dengan police line menunggu proses kepolisian,” pungkasnya. (RG)