Anggota DPR RI Bambang Haryo Nilai Kesiapan Layanan Angleb 2026 di Tanjung Perak Aman

57
Anggota DPR RI Bambang Haryo Nilai Kesiapan Layanan Angleb 2026 di Tanjung Perak Aman
Anggota DPR RI Bambang Haryo (kiri) saat melihat alat X-Ray melakukan deteksi barang-barang bawaan penumpang kapal laut dalam kunjungan kerjanya guna memastikan Angleb 2026 berjalan aman, Rabu (4/3/2026).

TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) lakukan peninjauan kesiapan angkutan Lebaran (Angleb) 2026 kapal laut di Terminal penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak untuk memastikan kelancaran arus mudik  dan distribusi logistik selama periode puncak.

“Kesiapan dimulai dari kepelabuhanan dimana sangat siap sesuai kapasitas daya tampung kapal yang akan sandar. Jumlah kapal cukup sekali untuk antisipasi luapan penumpang maupun kendaraan serta logistik ini masih over supply ada sekitar 40 persen yang tersisa dimana cadangan itu mampu mengatasi lonjakan angkutan laut bila terjadi,” ujar Bambang, Rabu (4/3/2026).

Anggota DPR RI Bambang Haryo Nilai Kesiapan Layanan Angleb 2026 di Tanjung Perak Aman
Anggota DPR RI Bambang Haryo Nilai Kesiapan Layanan Angleb 2026 di Tanjung Perak Aman

Diharapkan pada saat hari (H ) nanti mulai dari tanggal 13 -30 Maret 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan itu tidak sampai terjadi Over Loade kesulitan masyarakat mendapatkan transportasi angkutan laut

Pada saat peak season pun akan aman melihat semua kesiapan yang dilakukan,” jelasnya.

Bambang melihat, kesiapan itu telah dilihatnya, baik dari sisi sarana pelabuhan dimana dermaga sandar kapal memadai, keamanan pelabuhan pun sudah sesuai standart ISPS Code atau standart keamanan internasional yang diwajibkan oleh International Maritime Organization (IMO) di bawah Konvensi SOLAS untuk meningkatkan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan. Begitu juga setiap armada kapalnya sudah memenuhi International Safety Management (ISM) Code standar internasional dari IMO untuk pengoperasian kapal yang aman

Baca Juga  Eksepsi Ditolak Enam Terdakwa Korupsi Pengerukan Pelabuhan Tanjung Perak Naik Tahap Pembuktian

Hanya saja, lanjut Bambang bahwa dirinya menekankan masih ada faktor yang perlu diperhatikan, yaitu keselamatan dan keamanan diluar daripada kapal dan pelabuhan terkait dengan penyelamat di laut dengan melakukan optimalisasi Cost Guard yang meliputi Kamla atau keamanan laut serta Sarnas dari sisi safetynya..

“Sudah saya sampaikan usul agar posisi SAR ditempatkan,  baik kapal maupun Helly nya di tengah-tengah Traffic yang paling padat di kawasan ALKI II wilayah Timur Indonesia segitiga antara Sulawesi-Kalimantan-Jawa. Sehingga bisa menjangkau dengan cepat jika ada musibah, yaitu di daerah Masalembu,” ungkap Bambang.

“Upaya itu bisa dilakukan hanya untuk antisipasi selama musim Peak season saja selama angleb karena keselamatan itu penting dalam pertolongan pertama,” imbuhnya.

Begitu juga  Bambang menambahkan, Jasa Raharja meski sudah stand by  selama angleb 10 hari H sampai plus 10 hari H. Saya minta disesuaikan dengan jadwal dari Kementerian perhubungan. Bila perlu lebih lama guna memberikan layanan pada masyarakat..

“Untuk cover dari asuransi itu bisa dinaikkan dari 50 juta. Minimal 200 sampai 300 juta nilai pertanggungannya untuk meninggal dunia ,” katanya.

Baca Juga  Pangkas Waktu Transisi Kapal di Tanjung Perak EAZI Targetkan Hanya Dua Jam

Di tempat yang sama, Kepala KSOP Utama Tanjung Perak yang diwakili Kabid P2, Arizal Henriawan mengatakan, untuk kesiapan armada kapal angkutan laut setelah berkoordinator dengan pihak operator kapal ada ketersediaan armada sebanyak 15 kapal untuk melayani di periode lebaran sekitar 216 ribu penumpang.

“Prediksi puncak arus penumpang angkutan kapal laut diprediksikan pada tanggal 14 Maret arus mudik dan tanggal 28 Maret pada arus balik,” pungkasnya. (RG)