Jemput Bola KSOP Sampit Lakukan Pengukuran Serta Penerbitan E-pas Kecil Kapal

16
Jemput Bola KSOP Sampit Lakukan Pengukuran Serta Penerbitan E-pas Kecil Kapal
Marine Inspector KSOP Kelas III Sampit saat lakukan pengukuran kapal pas kecil GT. dibawah 7 di wilayah Pegatan, Katingan Kuala Katingan Kalteng.

WUJUD KOMITMEN PELAYANAN PRIMA UPT PERJUNUNGAN LAUT

TITIKOMAPOST.COM, SAMPIT – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sampit jemput bola lakukan pengukuran, dan penerbitan E-pas kecil kapal dibawah GT. 7sebagai wujud komitmen pelayanan prima insan Kementerian Perhubungan unit pelaksana teknis atau UPT Direktorat Jenderal Perhubugan Laut serta sosialisasi keselamatan pelayaran yang digelar di Pegatan, Katingan Kuala Kabupaten Katingan. .

Jemput Bola KSOP Sampit Lakukan Pengukuran Serta Penerbitan E-pas Kecil Kapal
KSOP Sampit ditengah lakukan pengukuran serta penerbitan E-pas kecil Kapal juga menyerahkan life jacket sebagai alat keselamatan kepada nelayaan ketika melaut.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut terdapat beberapa agenda utama yaitu Sosialisasi Kampanye Keselamatan Pelayaran, Pengukuran Kapal serta Penerbitan E-Pas Kecil kapal dibawah GT 7 di wilayah pos kerja Pegatan yang dilaksanakaan oleh pejabat struktural dan Marine Inspector KSOP Kelas III Sampit, juga dihadiri Wakil Bupati Katingan, Firdaus, S.T., Camat Katingan Kuala, Hardi Utomo, dan jajaran Polairud Katingan Kuala, Pos TNI AL Pegatan, Polsek Katingan Kuala, Forkopinda, Pemilik Kapal serta instansi terkait yang dilanjutkan dengan acara penyerahan sertifikat secara simbolis E-Pas Kecil dan alat keselamatan kepada masyarakat nelayan oleh Wakil Bupati Katingan.

Kepala KSOP Kelas III Sampit saat membuka acara yang diwakili Heri Tirawati menyampaikan, tentang pentingnya sosialisasi dan jemput bola turun ke lapangan untuk mrlakukan pengukuran kapal di bawah GT 7, serta pelayanan prima yang diberikan guna mendukung terciptanya aspek keamanan dan keselamatan pelayaran. Dalam kesempatan tersebut juga persyaratan terkait proses pengukuran kapal dan penerbitan E-Pas Kecil tanpa dipungut biaya (zero cost) serta menekankan pentingnya bagi nelayan untuk melengkapi kapal dengan alat keselamatan sebagai bentuk perlindungan saat melaksanakan kegiatan di wilayah perairan.

Baca Juga  Oprasional Berkelanjutan Pelindo Group Tanjung Emas Berbuah PROPER Hijau

“Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pengukuran terhadap 20 (dua puluh) kapal nelayan di bawah GT 7, pemberian 2 (dua) buah sertifikat pas kecil serta pemberian life jacket secara gratis kepada para nelayan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Katingan Kuala, Hardi Utomo memberikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran KSOP Kelas III Sampit atas pelayanan prima atas pengukuran, penerbitan E-Pas kecil kapal dibawah GT. 7, sosialisasi keselamatan pelayaran, pemberian life jacket gratis. Namun begitu, Hardi menambahkan bahwa kemudahan dalam proses perizinan harus tetap diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan keselamatan pelayaran.

“Silahkan dipermudah dalam pengurusan izin, namun aspek keamanan dan keselamatan tetap harus ditegakkan. Jangan sampai terjadi kelebihan muatan (overload) yang berpotensi membahayakan,” katanya sembari berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut melalui sinergi dan kolaborasi dengan KSOP Kelas III Sampit serta seluruh pihak untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Polairud Pegatan Kanit Patroli, M. Sugiarto menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban guna menjaga keselamatan dan ketertiban di wilayah perairan.

Baca Juga  Tim SAR Gabungan Berjibaku Evakuasi ABK Asal China di Perairan APBS

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas yang tidak sesuai aturan, baik dari sisi perizinan maupun kelengkapan alat keselamatan. Semua ini demi melindungi masyarakat dari risiko kecelakaan maupun permasalahan hukum,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, KSOP Kelas III Sampit bersama seluruh stakeholder berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas kapal, keamanan dan keselamatan pelayaran, sehingga tercipta aktivitas pelayaran yang aman, tertib, humanis dan berkelanjutan di wilayah Pegatan Perairan Sampit dan sekitarnya. (RG)