Kediri Menyusul Jadi Kota Zona Merah Ke-13 Covid-19

42
Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan persnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (28/3/2020) malam.

SURABAYA – penyerangan virus Covid-19 atau Corona di Jawa Timur semakin bertambah dari hari ke hari dengan meningkatnya jumlah pasien yang positif yang mencapai 77 orang hingga hari ini. Hal itu diungkapkan oleh Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang menyebut awalnya masih 66 orang per Jum’at kemarin, namun hari ini sudah ada penambahan 11 orang.

“Hari ini, ada tambahan 11 pasien positif baru lagi. Sehingga, totalnya kini menjadi 77 orang,” kata Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan persnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (28/3/2020) malam.

Dari 11 orang positif Covid-19 yang baru tersebut tersebar di tujuh daerah. Yakni, 7 orang dari Surabaya, lalu 1 orang dari Magetan, 1 orang dari Sidoarjo, 1 orang dari Gresik, dan 1 orang dari Kota Kediri.
Selain itu dari tim tracing mencatat total ada 307 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 4.568.

“Saya ingin mengajak kembali bahwa penyebaran Covid-19 ini percepatannya sudah harus membutuhkan kewaspadaan berlapis dan itu artinya berbagai SOP termasuk physical distancing dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus kita terapkan,” ujar Khofifah.

Baca Juga  Jasa Raharja Dalam Barisan Bersama Dishub Berangkatkan Mudik Gratis Ke Pelbagai Kota di Jatim

Dengan adanya satu pasien positif Covid-19 di Kota Kediri tersebut, sekaligus menjadikan Kota Kediri masuk Zona Merah bersama 12 kabupaten/kota lainnya. Sehingga, saat ini ada 13 daerah yang masuk Zona Merah. Dimana, daerah lain yang lebih dulu masuk Zona Merah, yaitu Kota Surabaya, Kab Sidoarjo, Kab Gresik, Kota Batu, Kab Malang, Kota Malang, Kab Blitar, Kab Jember, Kab Situbondo, Kab Lumajang, Kab Magetan dan Kab Kediri. (die/pet)

Titikomapost.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE