
TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Sub Regional Jawa bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak memberikan kepastian bahwa lahan operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang menempati HPL Pelindo di jalan Teluk Kumai Timur, Surabaya berstatus legal dan memiliki dasar hukum yang sah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sub Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3 Purwanto Widodo menegaskan pemanfaatan lahan SPPG tersebut merupakan area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik Pelindo yang status hukumnya telah berkekuatan hukum tetap.
“Sengketa lahan ini telah melalui seluruh proses hukum dengan putusan Pengadilan Nomor 865/Pdt.G/2017/PN Sby juncto Nomor 338/Pdt/2019/PT SBY juncto Nomor 306 K/Pdt/2021 juncto 71/X/2023/ PN. Sby telah berkekuatan hukum tetap, inkrah,” ujarnya saat konferensi pers di kantor SPPG Teluk Kumai Timur, Surabaya, Senin (26/1/2026).
Menurut Purwanto, kepastian hukum tersebut diperkuat pula dengan pelaksanaan eksekusi resmi oleh Pengadilan Negeri Surabaya sebagai pelaksanaan putusan sesuai berita acara nomor 71/Eks/2023/PN Sby pada 21 Mei 2024 sehingga penguasaan lahan oleh Pelindo dinyatakan sah secara hukum.
“Pemanfaatan aset Pelindo untuk operasional dapur program MBG dilaksanakan melalui mekanisme kerja sama yang legal dan transparan yang dituangkan dalam kontrak bernomor KS.02/15/8/2/D3.1/SR/RJWA-2025 tertanggal 15 Agustus 2025,” jelas Purwanto.
Di tempat yang sama, Kepala Bagian Logistik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Sudaryanto mengatakan bahwa adanya SPPG di Jalan Teluk Kumai Timur 83A sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal itu terbukti, saat libur mereka mendatangi SPPG menanyakan MBGnya kok tidak ada pembagian.
“Saat ini, kami melayani pemenuhan kebutuhan gizi bagi 2.077 siswa dari jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah atas setiap hari di wilayah Tanjung Perak,” terangnya.
Sedang pengelolaan SPPG, lanjut Sydaryanto, dilakukan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan dipastikan operasional SPPG untuk program MBG berjalan dengan baik dan lancar. Dimana pihaknya
“Kami menargetkan bisa meningkatkan jumlah penerima manfaat hingga 2.500 siswa pada tahap berikutnya seiring penguatan sarana dan dukungan lintas sektor,” pungkasnya.(RG)



























