
TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA – Arus penumpang mudik dari luar Jawa nampaknya sudah mulai memadati pelabuhan Tanjung Perak, seperti yang terlihat pada debarkasi 2.290 orang penumpang dari KM. Nggapulu. Namun dibalik itu, takut ketinggalan Kereta Api, PT. Pelni mobilisasi 16 orang penumpang KM. Nggapulu turun mendahului dari atas kapal saat labuh di kolam Pelabuhan Tanjung Perak akibat menunggu antrian sandar di Dermaga Jamrud Utara, Kamis (12/ 3/2026).
Keenambelas penumpang itu akan melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan kereta api yang tiketnya sudah dipesan jauh hari sebelumnya dengan tujuan ke beberapa daerah di Jawa. Karena kapal tak kunjung sandar sekira dua jaman berlabuh menunggu kosongnya dermaga yang sedang digunakan sandar kapal pesiar MV. Viking sehingga pihak Pelni mengambil langkah mengabulkan keluhan penumpangnya agar bisa meneruskan perjalanan dengan moda transportasi lain pulang kampung.
“Atas permintaan mereka kita bantu mobilisasi pakai perahu, dan sudah turun semua,” kata Roni Abdullah Kepala Cabang PT. Pelni Surabaya saat dikonfirmasi setelah beberapa orang turun dari sebuah boad di dermaga KSOP Tanjung Perak, Kamis (12/3/202) sore.
Kapal KM. Nggapulu yang melakukan pelayaran dari Kumai dengan tujuan Jakarta, lanjut Roni sandar di Surabaya dengan agenda menurunkan beberapa penumpang dan menaikkan penumpang yang selanjutnya bertolak ke pelabuhan berikutnya Jakarta.
“Penumpang naik 32, penumpang turun 2.290, dan penumpang lanjutan sebanyak 512 orang, ” Jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun selepas mengikuti acara santunan kepada anak-anak yatim dan para portir pelabuhan menegaskan untuk mengurus kedatangan kapal pelni KM. Nggapulu yang hendak debarkasi 2.290 orang penumpang di pelabuhan Tanjung Perak.
“Ayo mas, sebentar ya saya mau urus kedatangan dua ribuan penumpang kapal mudik,” ujarnya saat disapa awak media di depan Musholah Al Hidayah di pelataran kantor KSOP Tanjung Perak.
Senada, salah satu petugas KSOP menegaskan bahwa KM. Nggapulu yang tiba di pelabuhan Tanjung Perak terpaksa berlabuh dahulu karena menunggu kade yang dipakai sandar masih digunakan sandar MV Viking Venus keluar.
“Siap, giliran masuk setelah kapal tersebut (MV. Viking Venus. Red), “ imbuhnya.
Langkah mobilisasi yang dilakukan oleh Pelni mendapat tanggapan positif dari beberapa orang penumpang kapal KM. Nggapulu yang turun dari boat di dermaga KSOP Tanjung Perak berjalan menuju jalan raya untuk mencari angkutan menuju ke stasiun kereta.
“Syukur akhirnya bisa turun dari kapal lanjutkan perjalanan, kalau tifak harus menunggu kapal sandar tiket kereta saya bisa hangus,” ungkap perempuan yang engan menyebut namanya sambil mengangkat koper bawaan dengan mimik muka sedikit bingung. (RG)

























