Setengah Abad Melayani Pelayaran PT DLU Bertekad Zero Incident dan Zero Accident

51
Setengah Abad Melayani Pelayaran PT DLU Bertekad Zero Incident dan Zero Accident
Tampak dari jauh Dirut PT Dharma Lautan Utama, Erwin H. Podjono menerima potongan tumpeng HUT ke 50 DLU dari Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa fi malam Anugerah Mitra Udasa dan Pelanggan di Hotel Vasa, Jum'at (15/5/2026).

TITIKOMAPOST.COM, SURABAYA -Di usia yang tidak muda lagi memasuki setengah abad melayani masyarakat, PT. Dharma Lautan Utama (DLU) makin serius konsisten menjadi perusahaan transportasi masal lintas penyeberangan hingga antar pulau yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penggunanya serta bertekad kedepan untuk “Zero Incident dan Zero Accident”.

Pada rangkaian peringatan HUT ke 50 tahun PT. Dharma Lautan Utama (DLU), Erwin H. Poedjono selaku Direktur Utama PT. DLU menyampaikan bahwa perusahaannya tetap konsisten dari tahun ke tahun memberi apresiasi kepada mitranya dalam bentuk Anugerah Mitra Usaha dan Pelanggan sebagai dedikasi atas kepercayaan yang telah memilih DLU sebagai moda transportasi laut di tanah air yang memberikan pelayanan terbaik setiap berlayar.

“Kami memohon do’a sudah 50 tahun perjalanan melayani bangsa ini meski tidak selalu mulus dengan warna liku-liku tapi alhamdulillah kita tetap eksis dengan inovasi, kreativitas, dan juga ketekunan yang dilakukan oleh manajemen yang solid bisa tetap bertahan,” ujar Erwin yang sempat menerima potongan Tumpeng kebahagiaan sebagai simbul rasa syukur atas segala capaian PT DLU yang dipotong oleh Gubenur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawangsa yang turut hadir di Hotel Vasa Surabaya, Jum’at (15/5/2026).

Turut hadir dalam rangkaian acara Peringatan HUT ke-50 tahun 2026 PT DLU pada malam Anugerah Mitra Usaha dan Pelanggan perwakilan Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perhungan Laut, Dirjen Perhubungan Darat, KSOP Utama Tanjung Perak, anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono, KNKT, Kepala daerah Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah, dan Stakeholder.

Baca Juga  Diduga Salah Tata Muatan Truk Sarat Patah As di Atas Rump Door Kapal PT DLN KM Batu Layar

“Kedepan kami berharap lima puluh tahun ini menjadi titik awal kembali untuk semakin maju semakin modern sesuai dengan situasi yang tidak baik baik saja seperti saat ini. Artinya kita harus kembali lagi berkreatifitas, berinovasi agar tetap bisa survev melebihi harapan dari pelanggan yang merupakan cita cita PT DLU,” imbuh Erwin.

Bahkan, lanjut Erwin, Founder kami dari awal menyampaikan bahwa pelanggan yang disebut “Anda adalah tamu kami yang terhormat”, jadi kita selalu ingat motto itu bahwa pelanggan adalah yang nomor satu.

” Moment pada hari ini memperingati kita kedepannya bisa lebih maju,” akunya yang bersyukur pada perayaan HUT PT. DLU tahun ini bisa dihadiri oleh jajaran Kementerian Perhubungan, DPR RI komisi V, KNKT, Regulator, dan utamanya dari pelanggan pelanggan setia DLU yang telah memberi support.

Pada kesempatan yang sama, Bambang Haryo Sukartono (BHS) Penasehat yang sekaligus owner PT. Dharma Lautan Utama mengatakan, secara ekonomi ini makin baik mengalami pertumbuhan 5,6 persen bila dibandingkan pemerintahan sebelumnya. Tentu ini harus diantisipasi dengan kondisi PT. Dharma Lautan sekarang ini, walaupun situasi usaha angkutan penyeberangan saat ini kurang baik karena kebijakan tarif yang belum naik, dan ditambah lagi fasilitas dermaga yang kurang sehingga membuat pelayaran akan lebih berat.

Baca Juga  Kapal Mati Terbakar di Area SPOB Kamal Barat Madura

“Sebenarnya kesempatan pertumbuhan ekonomi ini yang harus diantisipasi armada yang handal, dan kami sudah mempersiapkan pada usia 50 tahun dengan meningkatkan armada yang lebih baik  dan jauh lebih sesuai dengan keinginan masyarakat  dan kapasitas angkutnya juga diperbesar untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi yang akan datang yang ditargetkan oleh pak Prabowo (Presiden) adalah 8 persen, dan itu yang menjadi target kita,” ujarnya.

BHS sapaan Bambang Haryo mengakui bahwa sampainya DLU hingga usia 50 tahun ini juga berkat dukungan dari stakeholder baik pemerintah, fasilitator pelabuhan maupun pelanggan setia DLU.

“Ini yang menjadi tonggak bagaimana caranya kami bisa yang terbaik untuk mereka sehingga transportasi ini menjadi sukses yang mencapai Zero Incident dan Zero Accident,” Tandas BHS.

“Alhamdulillah dalam beberapa tahun ini transportasi kita diminati masyarakat dan zero accident dan zero Incident,  itu yang kita harapkan,” tambahnya seraya meminta do’a dari semua dan dukungannya.

Lebih lanjut BHS menyampaikan, bahwa tarif kami tertinggal sudah 38 persen  dan ini tidak bisa dibiarkan karena tarif itu berhubunhan dengan undang-undang yang bertujuan menyeimbangkan dengan standarisasi layanan, kenyamanan dan keselamatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Jadi kalau standarisasi sesuai dengan itu tentu pemerintah juga punya pedoman dalam perhitungan tarif yang benar. Sudah dilakukan penghitungan, di tahun 2019 kekurangannya adalah sekitar 38 persen maka dalam waktu dekat ini tidak boleh terlambat.

Baca Juga  Bergaya Preman Pemotor Palak Sopir Truk Muatan RORO Coreng Tanjung Perak

“Dampak kenaikan ini tidak terlalu besar sebenarnya, tapi ini cukup luar biasa mempengaruhi kehidupan industri transportasi penyeberangan dan angkutan laut,” Ingat BHS

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono yang turut hadir pada malam Anugerah Mitra Usaha dan Pelanggan dalam rangkaian HUT PT. Dharma Lautan Utama ke-50 mengatakan, akan selalu mendorong perusahaan pelayaran untuk menerapkan pengelolaan kapal yang baik demi meningkatkan keselamatan penumpang.

“Saya apresiasi pada perusahaan kapal agar mencontoh PT DLU dalam mengelola kapal dengan baik,” pujinya.

Menurut Soerjanto, kami mendukung PT. DLU dalam upaya meningkatkan keselamatan kapal, termasuk penerapan regulated agent.

“Sistem tersebut selama ini umum diterapkan di dunia penerbangan, namun diupayakan dapat diterapkan di sektor pelayaran mengingat masih sering terjadi kebakaran kapal,” pungkasnya. (RG)