Masyarakat Rasakan Layanan Posko Terpadu Nataru Pelabuhan Tanjung Perak Informatif

91
Tim Posko Terpadu Angkutan Laut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pelabuhan Tanjung Perak.

titikomapost.com, SURABAYA –Layanan Posko Terpadu Angkutan laut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Pelabuhan Tanjung Perak sangat dirasakan masyarakat. Pasalnya, layanan informasi yang disampaikan dapat menjadi panduan bagi calon pengguna moda transportasi angkutan laut sehingga tidak terjebak praktek percaloan dalam mendapatkan tiket kapal.

Hal itu mengindikasikan bahwa kesiapan pemangku kepentingan di Tanjung Perak dalam koordinasi Otoritas Pelabuhan sebagai administrator pekabuhan berjalan seperti yang diharapkan. Sebagai penanda adanya tim yang menangani khusus angkutan laut nataru, unsur pemerintah, TNI/Polri, BUP Pelindo dan operator kapal menyepakati mendukung jalannya angkutan massal itu berjalan lancar dibawah ruang kendali Posko Terpadu Nataru 2023.

“Diawali rapat bersama, dan menarik kesimpulan bahwa seluruh perwakilan dari masing-masing Aparat, Instansi Pemerintah dan Perusahaan yang hadir mendukung kegiatan Penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Pelabuhan Tanjung Perak,” kata Nanang Afandi Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Rabu (21/12/2022) pagi selepas mengikuti giat Donor Darah yang diselenggarakan di Syahbandar Tanjung Perak.

Baca Juga  Jasa Raharja Probolinggo Hadiri Rapat Koordinasi Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2024 Bersama Stakeholder Terkait

Disamping itu, masing -masing unsur telah memberi gambaran menghadapi angkutan laut nataru tahun ini, seperti:

Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak menyampaikan bahwa terdapat 38 (tiga puluh delapan) Kapal yang menjadi potensi pada periode Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dengan keterangan 18 Kapal telah dilakukan Uji Petik di Pelabuhan Tanjung Perak, 20 Kapal telah dilakukan Uji Petik di Luat Pelabuhan Tanjung Perak, serta kesiapan 4 Kapal Negara untuk melayani kondisi tanggap darurat.

Begitu juga, Distrik Navigasi Kelas I Surabaya menyiapkan 1 (satu) kapal negara untuk membantu apabila ada terjadi lonjakan penumpang khususnya pada Wilayah Kepulauan Madura dan untuk melayani kondisi tanggap darurat.

“Pangkalan PLP Kelas II Surabaya menyampaikan 2 (dua) kapal negara untuk melayani kondisi tanggap darurat,” ujarnya.

Sedang, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya menyediakan pelayanan kesehatan dan PCR/Swab yang dilakukan pada Gudang 100 (Kade Perak) hanya sampai dengan pukul 15.00 WIB.

“Juga dipasang thermal scanner pada posisi Gate Embarkasi dan Gate Debarkasi Penumpang Angkutan Laut. Gerai vaksin dari Polres Pelabuhan akan sangat membantu para calon penimpang,”  imbuhnya.

Baca Juga  Dirut Jasa Raharja Bersama Menko PMK, Menhub, Kapolri, Panglima TNI Serta Kakorlantas Polri Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Arus Balik Lebaran

Selain itu, kewaspadaan banjir Rob juga menjadi perhatian seperti yang diinfokan Kantor Stasiun Meteorologi Maritim Perak II Surabaya menyampaikan informasi terkait prediksi pada bulan Desember bahwa terdapat banjir rob pada malam hari sampai dengan tanggal 26 Desember 2022 dengan ketinggian ±160cm yang dapat berpotensi mengganggu kendaraan yang akan menuju dermaga penyeberangan.

“Persiapan posko nataru kerjasama dan melibatkan seluruh stakeholder tanjung perak mulai regulator, TNI-Polri, Pemerintah Kota/Provinsi, BNPB, operator kapal hingga team kesehatan. Posko berdiri mulai tanggal 18 Des 2022 hingga 8 Januari 2023,” ujar Dhany Rahman Agustian, General Manager Kalimas dan GSN PT Pelindo Sub Regional Jawa.

Bahkan, Dhany memberi gambaran evaluasi nataru mulai tahun 2018-2022 rata-rata penumpang turun-naik 52.593 jiwa dan prediksi lonjakan pada tanggal 23/24 Desember 2022 sekitar 25-26%.

“3. 7 perush operator kapal dengan 36 kapal penumpang dan roro siap mendukung kesuksesan nataru 2022-2023,” jelasnya.

Untuk kesiapan operator kapal, baik kapal penumpang maupun kapal RO-RO telah memastikan armadanya mampu menampung arus penumpang pada masa nataru ini. Operator kapal yang dimaksud adalah:

  1. PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) potensi armada selama nataaru di Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 13 (tiga belas) Kapal Penumpang dan 4 (empat) Kapal Perintis.
  2. PT. Dharma Lautan Utama (DLU) potensi armada selama nataaru sebanyak 10 Kapal Penumpang dan RO-RO dengan kapasitas 6.369 dengan 70 kunjungan selama periode 18 Desember 2022 sampai dengan 8 Januari 2023.
  3. PT. Damai Lautan Nusantara potensi armada selama nataru ada sebanyak 2 Kapal Penumpang dan RO-RO dengan kapasitas 1.050 tujuan Pelabuhan Lembar;
  4. PT. Jembatan Nusantara potensi armada selama nataru 1 kapal Penumpang dan RO-RO dengan kapasitas 340 orang.
  5. PT. Mutiara Ferindo Internusa potensi armada selama Nataru sebanyak 2 Kapal Penumpang dan RO-RO.
  6. PT. Berlian Lautan Sejahtera potensi sebanyak 3 Kapal Penumpang dan RO-RO, serta sudah terdapat lonjakan penumpang tujuan Pelabuhan Ende pada H-10 sebelum penyelenggaraan posko.
  7. PT. Timur Mila Utama potensi armada selama sebanyak 2 Kapal Penumpang dan RO-RO. (RG)
Titikomapost.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE